KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru

KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru

By wadahguru.comPosted on June 14, 2019

Wadahguru.com Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah terdapat perubahan :

KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru

KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK wadahguru.com
KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK wadahguru.com
  1. Di antara Pasal 2 dan Pasal 3 disisipkan 1 (satu) Pasal yaitu Pasal 2A sebagai berikut: (1) Muatan informatika pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan/atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan/atau muatan lokal. (2) Mapel Informatika pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dimuat dalam Kompetensi Dasar yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.
  2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah sebagaimana tercantum dalam PeraturanMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah diubah dengan menambahkan Kompetensi Inti dan KD Informatika SMP/MTs pada nomor urut 60 dan Kompetensi Inti dan KD Informatika SMA/MA pada nomor urut 61 sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan Menteri ini.

Dari Pasal 2A tersebut sangat jelas bahwa ada penambahan Mata Pelajaran INFORMATIKA pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Untuk, di jenjang SD/MI, INFORMATIKA tidak berdiri sendiri sebagai sebuah mata pelajaran. Artinya, INFORMATIKA di jenjang SD/MI digunakan sebagai alat pembelajaran atau dipelajari melalui ekstrakurikuler. Oleh karena itu, Kemdikbud tidak memuat Kompetensi Dasar Informatika untuk jenjang SD/MI.

BACA JUGA :

Berbeda dengan jenjang SD/MI, INFORMATIKA pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA merupakan Mata Pelajaran yang berdiri sendiri. Hal ini terlihat dari lampiran Permendikbud No. 37 Tahun 2018 yang menyajikan Kompetensi Dasar INFORMATIKA di urutan ke-60 (KI-KD INFORMATIKA untuk SMP/MTs) dan urutan ke-61 (KI-KD INFORMATIKA untuk SMA/MA).

KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru

Lalu bagaimana perbedaanya, yuk kita pahami dari Permendikbud 24 Tahun 2016 ke Permendikbud No. 37 Tahun 2018? Secara sepintas, perubahan yang terjadi ternyata hanya menyisipkan INFORMATIKA untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/MA (sebagai Mata Pelajaran tersendiri) dan untuk jenjang SD/MI (sebagai alat pembelajaran/dipelajari melalui ekstrakurikuler). Bagaimana dengan KI-KD untuk Mata Pelajaran lainnya? Dari pencermatan beberapa mata pelajaran, KD untuk mata pelajaran lainnya tidak berubah. Artinya, KD untuk mata pelajaran lainnya, baik jenjang SD/MI, SMP/MTs, maupun SMA/MA sama dengan yang tercantum dalam Permendikbud No. 24 Tahun 2016.

Bagaimana pelaksanaan pembelajaran INFORMATIKA tersebut? Untuk jenjang SMP/MTs, Mata Pelajaran INFORMATIKA termasuk dalam rumpun Mapel Umum Kelompok B. Terkait dengan ini, Permendikbud Nomor 35 Tahun 2018 Pasal 5 ayat (6) dan (7) menjelaskan sebagai berikut. Ayat (6) Mata pelajaran umum Kelompok Asebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas: a. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti;
b. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan; c. Bahasa Indonesia; d. Matematika; e. Ilmu Pengetahuan Alam; f. Ilmu Pengetahuan Sosial; dan g. Bahasa Inggris.  Dan pada ayat (7) Mata pelajaran umum Kelompok B sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas: a. Seni Budaya;  b. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan; dan c. Prakarya dan/atau Informatika.

KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru

Sekaitan dengan hal di atas, pembelajaran INFORMATIKA dilaksanakan mulai tahun ajaran 2019/2020. Hal ini termaktub dalam Permendikbud No. 36 Tahun 2018 Pasal 10 Asebagai berikut. Pasal 10 ayat (1) Pelaksanaan pembelajaran Informatika sebagai mata pelajaran pilihan dilaksanakan mulai tahun ajaran 2019/2020 sesuai dengan kesiapan sekolah. (2) Ketentuan mengenai pelaksanaan Mata Pelajaran Informatika sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri.

Download KI dan KD kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru UNDUH DISINI

KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Terbaru yang sering dicari :

FacebookTwitterEmailWhatsAppTelegramLineSambungPosted in FormalTagged KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MIki dan kd kurikulum 2013 sd/mi revisi 2017KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK TerbaruKI dan KD Kurikulum 2013 SMA/MA/SMKKI dan KD Kurikulum 2013 SMP/MTski dan kd kurikulum 2013 smp/mts revisi 2017ki dan kd sd/mi kurikulum 2013

Post navigation

Previous postRPP SD Kelas 4 Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017Next postPermendikbud No 35 Tahun 2018 Tentang Struktur Kurikulum 2013 SMP/MTs Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *Search for:

Paling dicari

Facebook

July 2019MTWTFSS« Jun12345678910111213141516171819202122232425262728293031 

Gallery

Share

FacebookTwitterEmailWhatsAppTelegramLineSambungProudly powered by WordPress

https://wadahguru.com/ki-dan-kd-kurikulum-2013-sd-mi-smp-mts-sma-ma-smk-terbaru.html

Rumah Belajar Kemdikbud/SLBN Kanatang

Inilah Fungsi Fiture Rumah Belajar Kemdikbud

Penulis Deni Ranoptri -Agustus 19, 2018

Inilah Fungsi Fiture Rumah Belajar Kemdikbud, Sejak awal saya dan kawan guru bertanya-tanya apa itu Rumah Belajar Kemdikbud? , yg motto nya Belajar dimana saja, Kapan Saja, Dengan siapa saja. Pertanyaan ini seakan diujung lidah untuk kita mengartikan namun terasa bingung untuk menyampaikan, jika pun tersampaikan pasti nya akan muncul berbagai definisi, dan definisi ini keluar tergantung pada rekan yang seberapa dalam memahami nya, selama definisi masih pada konteks nya tentunya juga benar bahasa halusnya tidak salah-salah amat.

Baik, mari kita lanjut untuk bicara definisi ini, Apa itu Portal Rumah Belajar? dari Pustekkom Kemdikbud yang merupakan owner Rumah Belajar ini sendiri mendifinisikan sebagai berikut: Portal Rumah Belajar adalah“Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi serta interaksi antar komunitas, dan Rumah Belajar ditujukan untuk siswa, guru dan masyarakat luas.”

Fungsi Fiture Rumah Belajar Kemdikbud

Sebelum kita bicara panjang lebar masalah fiture, Bapak/Ibu, anak didik yang saya banggakan, mungkin ada yang belum mengetahui dimana link akses Rumah Belajar Kemdikbud, Pak Penulis yang Ganteng (hihi)? saya jawab langsung klik dilink ini Belajar.kemdikbud.go.id Oke kiranya sudah terjawab dengan mudah, karena memang pertanyaannya begitu gampang, mari kita beranjak memahami fungsi fiture rumah belajar kemdikbud.

Sumber Belajar

Fungsi Fiture Rumah Belajar Kemdikbud
Sumber Belajar:
source belajar.kemdikbud.go.id

Sumber Belajar menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan menarik, sumber belajar disajikan dalam bentuk gambar, video, animasi,simulasi dan permainan (game online), juga bisa diunduh untuk dipergunakan secara offline, ekstensi file rata-rata swf, harap PC/laptop bapak ibu punya aplikasi pemutar file swf, dan pastinya PC/Laptop nya dalam keadaan sehat wal afiat. link nya klik disini

Buku Sekolah Elektronik

BSE source belajar.kemdikbud.go.id

Buku Sekolah Elektronik (BSE) menyediakan buku sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, dengan berstandar nasional yang bisa anda baca secara online atau unduh secara gratis, berupa file dalam bentuk softcopy pdf. link nya klik disini

Bank Soal

Bank soal source belajar.kemdikbud.go.id

Bank Soal Menyediakan kumpulan soal yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Selain itu, tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian, secara gratis, namun jangan lupa pula pada fiture ini bapak/ibu bisa berkreasi membuat soal sendiri dengan Kompetensi dasar dan Indikator serta kisi-kisi yang bapak/ibu telah buat. sangat mudah bukan. fitur Bank Soal link nya klik disini

Laboratorium Maya

Lab.Maya source belajar.kemdikbud.go.id

Laboratorium Maya menyajikan kumpulan simulasi pembelajaran yang di sajikan secara interaltif dan menarik, Lab Maya didefinisikan sebagai ‘percobaan laboratorium tanpa laboratorium nyata dengan dinding dan pintu. Hal ini memungkinkan pelajar untuk menghubungkan antara aspek teoritis dan yang praktis, tanpa kertas dan pena. Hal ini secara elektronik diprogram dalam komputer untuk mensimulasikan percobaan nyata di dalam laboratorium nyata. link nya klik disini

Next Fungsi Fiture Rumah Belajar Kemdikbud

Peta Budaya

Peta Budaya source belajar.kemdikbud.go.id

Peta Budaya merupakan kumpulan budaya dari seluruh Indonesia. Peta Budaya disajikan dalam bentuk gambar, video, animasi dan permainan (game online), pada tampilan peta seluruh Indonesia bisa di klik tiap provinsi nya dan secara hiperlink menunjukkan berbagai aktivitas kebudayaan daerahnya. link nya klik disini

Wahana Jelajah Angkasa

Wahana Jelajah Angkasa source belajar.kemdikbud.go.id

Sarana belajar tentang ruang angkasa, jika saja semua daerah dekat dengan lokasi atau banyak pengahsilan dan bisa berkunjung ke Pustekkom Kemdikbud tentunya langsung saja ke Pustekkom untuk melihat secara langsung Wahana Jelajah Angkasa yang begitu canggihnya, namun jangan berkecil hati bagi yang jauh, dan juga sulit untuk bisa ke ke kantor pustekkom kemdikbud maka silahkan akses portal rumah belajar kemdikbud. link nya klik disini

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

PKB source belajar.kemdikbud.go.id

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, mencakup kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dapat diambil oleh guru secara online. Seorang Guru dapat mengambil pelatihan, yang terdiri dari rangkaian diklat sesuai dengan spesifikasi yang dimilikinya melalui website. link nya klik disini

Kelas Maya

Kelas Maya source belajar.kemdikbud.go.id

Kelas Maya merupakan learning management system (LMS) yang dikembangkan secara khusus untuk memfasilitasi terjadinya pembelajaran virtual antara siswa dan guru kapan saja dan dimana saja. link nya klik disini

Fiture Pendukung Rumah Belajar Kemdikbud

Karya Komunitas

Karya Komunitas source belajar.kemdikbud.go.id

Kumpulan materi ajar yang dikembangkan oleh komunitas. Materi ajar dikembangkan dalam multiplatform dan berbasis multi media. link nya klik disini

Karya Guru

Karya Guru source belajar.kemdikbud.go.id

Kumpulan materi ajar dikembangkan oleh guru, Materi ajar dikembangkan dalam multiplatform dan berbasis multi media. link nya klik disini

Karya Bahasa dan Sastra

KBS source belajar.kemdikbud.go.id

Kumpulan karya bahasa dan sastra berupa puisi, prosa dan referensi kamus yang dapat diunduh atau dibaca secara online. link nya klik disini

Agar lebih mantap lagi pemahaman nya tentang Rumah Belajar Kemdikbud, maka Bapak/Ibu bisa lihat Video di bawah ini:

Tau Humba / Wulla Waijelu – Sumba Timur – Nusa Tenggara Timur

Documentasi budaya sumba timur

Pulau Sumba didiami oleh Suku Sumba dan terbagi atas empat kabupaten, Sumba Barat DayaSumba BaratSumba Tengah dan Sumba Timur. Masyarakat Sumba cukup mampu mempertahankan kebudayaan aslinya di tengah-tengah arus pengaruh asing yang telah singgah di kepulauan Nusa Tenggara Timur sejak dahulu kala ini adalah budaya asli Sumba Timur yang didocumentasi oleh Fran Ndapatamu anak dari Bapak Mutu Romu dan Ibu Niwa Lapir Duusun Karuku Desa Hadakamali Kecamatan Wula Waijelu Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Documentasi tersebut telah dipublikasikan dengan alasan agar masyarakat Sumba Timur terkusus yang muda mudi agar tidak melupakan budaya Sumba Timur dan harus ada hingga selamanya. Hal ini dikemukakan oleh Frans Ndapatamu untuk mengajak kepada muda mudi Sumba Timur agar dalam setiap acara adat resmi selalu berpakaian adat.

Documentasi budaya sumba timur

Marilah kita lestarikan Budaya Sumba khususnya Sumba Timur agar tetap dilestarikan terus.

Ducumentasi budaya sumba timur

Pelatihan Pengembangan Materi Belajar Berbasis TIK Bagi Guru SLB Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur di Hotel Bellavita – Kupang, 25 s/d 28 Juli 2019

Penulis frans ndapatamu

Diselenggarakan Oleh UPT Tekkomdik Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama Nara Sumber Balai Pengembangan Media Radio dan Media Televisi / Pustekom dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam hal ini Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus.

Di kalangan para pendidik Sekolah Luar Biasa Pembelajaran Berbasis TIKmerupakan bentuk pembelajaran yang relatif baru karena pembelajaran selama ini pasti selalu merupakan kegiatan tatap muka di kelas antara guru dan peserta didik. Pembelajaran berbasis TIK adalah upaya memanfaatkan kemajuan TIK untuk mendukung proses pembelajaran. TIK berperan sebagai alat bantu bukan sebagai subyek utama.

Dalam pembelajaran berbasis TIK, TIK berperan sebagai media penghubung untuk menyampaikan transfer ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Dua unsur penting dalam proses transfer ilmu pengetahuan tersebut yaitu unsur media dan pesan yang disampaikan melalui media tersebut. Unsur media menggambarkan TIK sebagai jaringan infrastruktur yang menghubungkan pendidik dengan peserta didik, sedangkan unsur pesan menggambarkan konten pembelajaran digital.

Pembelajaran berbasis TIK, tidak menghilangkan konteks awal pembelajaran yang berlangsung secara tatap muka di dalam ruang kelas melainkan melalui beberapa tahapan evolusi sesuai kondisi sekolah. Pada sekolah yang baru merintis pembelajaran berbasis TIK, pembelajaran digambarkan sebagai proses tatap muka di dalam kelas dengan konten digital sebagai suplemen.
Pada tahap ini guru sebagai penyampai materi. Konten digital yang disampaikan hanya bersifat tambahan sehinggatidak wajib disampaikan. Proses pembelajaran dibatasi oleh ruang dan waktu. Pada tingkat yang lebih tinggi, pembelajaran berbasis TIK digambarkan sebagai proses pembelajaran tatap muka di dalam kelas dengan konten digital sebagai komplemen. Pada kondisi ini guru masih sebagai penyampai materi. Beberapa konten digital wajib disampaikan karena masuk ke dalam struktur kurikulum, sedangkan proses pembelajaran masih dibatasi ruang dan waktu.

Pada tingkatan berikutnya, pembelajaran berbasis TIK digambarkan sebagai proses pembelajaran yang telah mengintegrasikan kemajuan TIK ke dalam proses pembelajaran. Seluruh konten pembelajaran berbentuk digital, dan wajib disampaikan karena masuk ke dalam struktur kurikulum. Siswa dapat mengakses konten pembelajaran tanpa terbatas ruang dan waktu dan guru berperan sebagai tutor. Pengelolaan pembelajaran tidak menggunakan TIK sehingga masih terdapat campur tangan pengelolaan pembelajaran secara manual.

Pada tingkatan paling tinggi, pembelajaran berbasis TIK digambarkan sebagai proses pembelajaran yang telah menyatu dengan kemajuan TIK (menyatu seperti infuse yang tidak dapat dibedakan lagi antara cairan infuse dengan darah). Pada kondisi ini, peserta didik melaksanakan pembelajaran secara mandiri dan online  yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Guru dalam tingkatan ini berperan sebagai tutor.

Frans Ndapatamu/Desa Maubokul

Potensi energi terbaru Indonesia dapat dimanfaatkan pada sebuah desa terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan demikian, desa tersebut bisa menikmati listrik. Sumber listrik juga memanfaatkan piranti hasil karya anak bangsa.

Di Desa Maubakul, terdapat pembangkit listrik yang menggunakan tenaga angin, atau yang sering disebut Taman Listrik Tenaga Angin (TLTA).

TLTA itu digagas dan didesain Ricky Elson, yang memiliki keahlian langka dalam mengembangkan mobil listrik. Sebelum dipanggil pulang ke Indonesia untuk mengembangkan mobil listrik nasional, Ricky berkarir selama 14 tahun di Jepang dengan puluhan paten di bidang mobil listrik di negara tersebut.

Baling-baling di TLTA berasal dari kayu pinus yang dibuat anak-anak muda dari Lumajang, Jawa Timur. Baterainya merupakan produksi perusahaan dalam negeri, Nipres, dengan dana sumbangan program CSR PT Pertamina.

Keunggulan TLTA ciptaan Ricky adalah sudah bisa menghasilkan listrik pada kecepatan angin 3 meter per detik. Kini puluhan rumah di desa terpencil itu sudah teraliri listrik.

Menatap Kesunyian Tebing di Pantai Watu Parunu – Waijelu

Pulau Sumba yang merupakan salah satu pulau yang menjadi bagian dari wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyimpan banyak sekali potensi wisata pantai dengan kondisi alamnya yang tak kalah indah jika dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Indonesia. Dari sekian banyak pantai di pesisir Pulau Sumba, Pantai Watu Parunu yang berada di sisi paling timur Pulau Sumba, merupakan salah satu pantai yang memiliki panorama alam yang indah. Pesonanya mampu mengundang para wisatawan untuk rela pergi ke pantai ini yang jaraknya sangat jauh dari kota Waingapu, hanya untuk singgah dan bersantai menikmati suasana sore hingga matahari tenggelam.

Pantai Watu Parunu berada di wilayah Desa Lain Janji, Kecamatan Wulla Waijelu, Kabupaten Sumba Timur. Untuk mencapai pantai ini, para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 135 kilometer dari pusat Kota Waingapu. Terkesan jauh memang, namun rasa lelah yang dihasilkan dari lamanya perjalanan akan langsung terbayar ketika tiba di pantai tersebut. Hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantai serta aksi dari ombak yang beriak kencang menjadi obat penghilang rasa lelah dan bosan.

Tebing batu putih yang berada di ujung timur pantai ini menjadi salah satu ciri khas Pantai Watu Parunu. Tebing ini terbentuk dari susunan beberapa jenis bebatuan. Bentuk tebing yang meliuk-liuk terbentuk karena proses alam, ibarat sebuah lukisan Tuhan yang terukir indah di bagian ujung pantai. Ketika air pantai sedang surut, tebing batu ini dapat dicapai dengan melewati batu berlubang yang berukuran cukup besar.
    
Nama Watu Parunu sendiri berkaitan dengan fenomena alam batu berlubang yang menjadi kekhasan lain dari pantai ini. Setiap orang yang melewati batu berlubang akan berjalan melintasi batu tersebut dengan menunduk, sehingga warga sekitar memberi nama pantai ini dengan Watu Parunu. Yang mana, Watu dalam bahasa setempat berarti batu dan Parunu yang mempunyai arti harfiah berjalan menunduk.

Lokasi dari Pantai Watu Parunu yang jauh dari pusat kota membuat pengelolaan wisata di pantai ini belum optimal. Padahal jika dikelola dengan baik, pantai ini mempunyai potensi untuk menjadi salah satu primadona dari obyek wisata yang ada di Kabupaten Sumba Timur. Karena informasi yang tersebar mengenai Watu Parunu belum pesat, membuat pantai ini masih jarang dikunjungi wisatawan. Suasana hening Pantai Watu Parunu sangat cocok bagi orang-orang yang menyukai